Sunday, April 1, 2018

√ Apa Arti Penting Oksigen Dan Biologi?

Untuk sebagian besar bentuk kehidupan bumi, oksigen ialah unsur paling vital. Anda sanggup bertahan hidup tanpa karbon dan nitrogen dalam materi masakan selama berminggu-minggu dan sanggup bertahan berhari-hari tanpa mengambil air, tetapi hanya beberapa menit tanpa oksigen sanggup mengakhiri hidup Anda. Interaksi antara organisme, lingkungan dan oksigen ialah kompleks tetapi dipahami dengan baik.


Oksigen di Bumi: Dasar-Dasarnya


Oksigen ialah unsur paling berlimpah ketiga di kosmos dan membentuk 21 persen gas di atmosfer bumi. Ditemukan pada tahun 1774, ini ialah nomor 8 pada tabel periodik unsur-unsur dan hampir selalu ditemukan dalam bentuk gas. Nama ini berasal dari bahasa Yunani dan diterjemahkan menjadi “oksigen,” menyerupai yang pernah salah percaya bahwa oksigen diharapkan untuk produksi semua asam. Biasanya dalam keadaan diatomik, atau O2, meskipun ozon, atau O3, ialah senyawa umum di atmosfer atas. Selain dibutuhkan oleh hampir semua organisme, ia juga dibutuhkan untuk pembakaran.


Mendapatkan Oksigen ke Tubuh


Proses pertukaran makhluk hidup dengan lingkungannya disebut respirasi. Respirasi binatang dilakukan dengan memakai struktur anatomi khusus menyerupai paru-paru atau insang. Pernapasan, atau ventilasi, menggerakkan udara ke paru-paru, yang mempunyai membran di mana gas sanggup berdifusi – karbon dioksida dari anutan darah ke paru-paru dan oksigen ke arah lain. Dalam anutan darah, oksigen mengikat molekul hemoglobin, yang mengangkut oksigen ke banyak sekali sel tubuh.


Respirasi aerob


Respirasi aerobik ialah salah satu dari dua bentuk respirasi seluler, yang dilakukan oleh semua sel hidup; yang lainnya ialah respirasi anaerob. Respirasi aerob terjadi di hadapan oksigen. Glukosa yang dibebaskan dari karbohidrat, lemak, atau protein memasuki sel-sel dari anutan darah dan dipecah dalam serangkaian reaksi yang secara kolektif disebut glikolisis. Reaksi-reaksi ini menghasilkan produksi piruvat, yang kemudian memasuki organel sel yang dikenal sebagai mitokondria. Di sini, piruvat memasuki siklus TCA atau asam sitrat, yang berujung pada sesuatu yang disebut rantai transpor elektron. Rantai ini bergantung pada oksigen untuk produksi energi dalam bentuk adenosin trifosfat, atau ATP.


Siklus Oksigen


Pohon dan tumbuhan hijau lainnya berharga tidak hanya sebab sifat estetika mereka tetapi juga sebab tanpa mereka, pasokan oksigen yang dibutuhkan insan dan makhluk lain untuk bertahan hidup akan berkurang. Ini sebab tumbuhan berfungsi secara metabolik menyerupai binatang secara terbalik: Oksigen bagi mereka ialah produk limbah, sedangkan karbon dioksida dipakai untuk menghasilkan masakan dan struktur tanaman. Dalam siklus oksigen biologis, oksigen dikonsumsi oleh binatang selama respirasi, yang melepaskan karbon dioksida, dan karbon dioksida dikonsumsi selama fotosintesis tanaman, yang melepaskan oksigen sebagai produk sampingan.



Sumber https://infoana.comm