Pengertian Polusi, Polutan, Macam, Jenis, Sifat dan Penyebab : ialah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan insan atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Indikator Polusi Udara Dan Polusi Tanah
PENGERTIAN POLUSI DAN POLUTAN
Pengertian Polusi
Pengertian Polusi yaitu masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan insan atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Pengertian Polutan
Polutan ialah Zat atau materi yang sanggup menjadikan pencemaran terhadap lingkungan baik (Pencemaran Udara, Tanah, Air, dsb). Polusi atau pencemaran lingkungan ialah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan insan atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya sanggup mengakibatkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% sanggup rnemberikan imbas merusak.
Perbedaan Polusi dan Polutan
Polusi artinya pencemaran, bisa pencemaran udara, suara, air, lingkungan dll. Sedangkan Polutan itu materi yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan, contohnya asap, sampah, materi berbahaya, dll.
Pengertian Lingkungan Hidup
Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup ialah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk insan dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan insan serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia mencakup ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan Nusantara dalam melakukan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.
Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memperlihatkan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Dampak Polusi Udara Bagi Lingkungan Serta Penjelasannya
Pengertian Pencemaran Lingkungan
“Pencemaran” ialah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan/ atau komponen lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan (komposisi) air atau udara oleh kegiatan insan dan proses alam, sehingga kualitas air/ udara menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya. Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh banyak sekali acara industri dan acara manusia, maka diharapkan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan memutuskan baku mutu lingkungan.
Pencemaran, berdasarkan SK Menteri Kependudukan Lingkungan Hidup No 02/MENKLH/1988, ialah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat,energi, dan/atau komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh banyak sekali acara industri dan acara manusia, maka diharapkan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan memutuskan baku mutu lingkungan. Baku mutu lingkungan ialah batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau materi pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup, tumbuhan atau benda lainnya.
Pada ketika ini, pencemaran terhadap lingkungan berlangsung di mana-mana dengan laju yang sangat cepat.Sekarang ini beban pencemaran dalam lingkungan sudah semakin berat dengan masuknya limbah industri dari banyak sekali materi kimia termasuk logam berat.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Gas Beracun” Definisi & ( Yang Tergolong Polutan Udara )
Macam-macam Pencemaran Lingkungan
Pencemaran Air
Salah satu dampak negative dari kemajuan ilmu dan teknologi yang tidak dipakai dengan benar adalah terjadinya pencemaran. Pencemaran ialah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan insan atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Definisi ini sesuai dengan pengertian pencemaran pada (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982.
Pencemaran air ialah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air ibarat danau, sungai, lautan dan air tanah akibat acara manusia.Danau, sungai, lautan dan air tanah ialah kepingan penting dalam siklus kehidupan insan dan merupakan salah satu kepingan dari siklus hidrologi.Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan.Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah ialah untuk irigasi pertanian, materi baku air minum, sebagai jalan masuk pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan bekerjsama berpotensi sebagai objek wisata.
Di dalam tata kehidupan manusia, air banyak memegang peranan penting antara lain untuk minum, memasak, mencuci dan mandi. Di samping itu air juga banyak diharapkan untuk mengairi sawah, ladang, industri, dan masih banyak lagi.
Tindakan insan dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari, secara tidak sengaja telah menambahjumlah materi anorganik pada perairan dan mencemari air.Misalnya, pembuangan detergen ke perairan sanggup berakibat jelek terhadap organisme yang ada di perairan. Pemupukan tanah persawahan atau ladang dengan pupuk buatan, kemudian masuk ke perairan akan mengakibatkan pertumbuhan tumbuhan air yang tidak terkendali yang disebut eutrofikasi atau blooming. Beberapa jenis tumbuhan ibarat alga, paku air, dan eceng gondok akan tumbuh subur dan menutupi permukaan perairan sehingga cahaya matahari tidak menembus hingga dasar perairan. Akibatnya, tumbuhan yang ada di bawah permukaan tidak sanggup berfotosintesis sehingga kadar oksigen yang terlarut di dalam air menjadi berkurang.
Bahan-bahan kimia lain, ibarat pestisida atau DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) yang sering dipakai oleh petani untuk memberantas hama tumbuhan juga sanggup berakibat jelek terhadap tumbuhan dan organisme lainnya. Apabila di dalam ekosistem perairan terjadi pencemaran DDT atau pestisida, akan terjadi aliran DDT.
Penyebab terjadinya pencemaran air sebagai acara insan yang meliputi: kegiatan rumah tangga berupa sampah organic dan anorganik yang meliputi: limbah industry, pertanian, perternakan, limbah rumah sakit, Ataupun partikulat – partikulat hasil kebakaran hutan dan gunung meletusatau endapan abrasi aliran air. Pencemaran air sanggup disebabkan oleh banyak sekali hal dan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Pencemaran Tanah
Tanah merupakan tempat hidup banyak sekali jenis tumbuhan dan makhluk hidup lainnya termasuk manusia. Kualitas tanah sanggup berkurang lantaran proses abrasi oleh air yang mengalir sehinggakesuburannya akan berkurang. Selain itu, menurunnya kualitas tanah juaga sanggup disebabkan limbah padat yang mencemari tanah.
Menurut sumbernya, limbah padat sanggup berasal dari sampah rumah tangga (domestik), industri dan alam (tumbuhan).Adapun berdasarkan jenisnya, sampah sanggup dibedakan menjadi sampah organik dan sampah anorganik.Sampah organik berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, ibarat dedaunan, bangkai binatang, dan kertas.Adapun sampah anorganik biasanya berasal dari limbah industri, ibarat plastik, logam dan kaleng.
Sampah organik pada umumnya gampang dihancurkan dan dibusukkan oleh mikroorganisme di dalam tanah.Adapun sampah anorganik tidak gampang hancur sehingga sanggup menurunkan kualitas tanah.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Batas Wilayah Udara” Cara Menentukan Secara ( Horizontal – Vertikal )
Pencemaran Udara
Udara dikatakan terkotori kalau udara tersebut mengandung unsur-unsur yang mengotori udara.Bentuk pencemar udara bermacam-macam, ada yang berbentuk gas dan ada yang berbentuk partikel cair atau padat.
- Pencemar Udara Berbentuk Gas
Beberapa gas dengan jumlah melebihi batas toleransi lingkungan, dan masuk ke lingkungan udara, sanggup mengganggu kehidupan makhluk hidup.Pencemar udara yang berbentuk gas ialah karbon monoksida, senyawa sulfur (SO2 dan H2S), seyawa nitrogen (NO2), dan chloroflourocarbon (CFC).
Kadar CO2 yang terlampau tinggi di udara sanggup mengakibatkan suhu udara di permukaan bumi meningkat dan sanggup mengganggu sistem pernapasan. Kadar gas CO lebih dari 100 ppm di dalam darah sanggup merusak sistem saraf dan sanggup menimbulkan kematian. Gas SO2 dan H2S sanggup bergabung dengan partikel air dan mengakibatkan hujan asam.Keracunan NO2 sanggup mengakibatkan gangguan sistem pernapasan, kelumpuhan, dan kematian.Sementara itu, CFC sanggup mengakibatkan rusaknya lapian ozon di atmosfer. - Pencemar Udara Berbentuk Partikel Cair atau Padat
Partikel yang mencemari udara terdapat dalam bentuk cair atau padat.Partikel dalam bentuk cair berupa titik-titik air atau kabut.Kabut sanggup mengakibatkan sesak napas kalau terhiap ke dalam paru-paru.
Partikel dalam bentuk padat sanggup berupa debu atau bubuk vulkanik.Selain itu, sanggup juga berasal dari makhluk hidup, contohnya bakteri, spora, virus, serbuk sari, atau serangga-serangga yang telah mati.Partikel-partikel tersebut merupakan sumber penyakit yang sanggup mengganggu kesehatan manusia.
Partikel yangmencemari udara sanggup berasal dari pembakaran bensin.Bensin yang dipakai dalam kendaraan bermotor biasanya dicampur dengan senyawa timbal biar pembakarannya cepat mesin berjalan lebih sempurna. Timbal akan bereaki dengan klor dan brom membentuk partikel PbClBr. Partikel tersebut akan dihamburkan oleh kendaraan melalui knalpot ke udara sehingga akan mencemari udara.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Wilayah Negara – Batas, Daratan, Lautan, Udara, Letak, Dampak, Ancaman, Perjanjian
Dampak Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan dan pencemaran membawa banyak perubahan pada lingkungan.Misalnya, beberapa spesies binatang dan tumbuhan punah, dan adanya materi pencemar pada sayuran, ikan, dan daging yang dikonsumsi.
Punahnya Spesies
Polutan sanggup meracuni banyak sekali jenis hewan, bahkan mematikannya.Berbagai spesies binatang mempunyai kekebalan yang berbeda terhadap polutan.Ada yangpeka, ada pula yang tahan.Hewan muda dan larva peka terhadap materi pencemar.Ada binatang yang sanggup menyesuaikan diri sehingga kebal terhadap materi pencemar, ada pula yang tidak.Meskipun binatang beradaptasi, harus diketahui bahwa tingkat pembiasaan binatang ada batasnya. Jika batas tersebut terlampaui, binatang akan mati.
Ledakan Hama
Penggunaan insektisida sanggup pula mematikan serangga predator. Oleh lantaran predator punah, maka serangga hama akan berkembang tanpa kendali. Penyemprotan dengan insektisida juga sanggup menjadikan beberapa spesies serangga menjadi kebal (resisten).Untuk memberantasnya, diharapkan takaran obat yang lebih tinggi dari biasanya. Akibatnya, pencemaran akan semakin meningkat.
Gangguan Keseimbangan Lingkungan
Punahnya spesies tertentu sanggup mengubah pola interaksi di dalam suatu ekosistem.Rantai makanan, jarring-jaring makanan, dan aliran energi berubah.Akibatnya, keseimbangan lingkungan terganggu.Daur materi dan daur biogeokimia terganggu.
Kesuburan Tanah Berkurang
Penggunaan insektisida sanggup emmatikan fauna tanah.Hal ini mengakibatkan kesuburan tanah menurun.Penggunaan pupuk yang terus-menerus sanggup menjadikan tanah menjadi asam.Hal ini juga sanggup menurunkan kesuburan tanah.Untuk mengatasinya, hendaknya dilakukan pemupukan dengan pupuk sangkar atau dengan kompas, sistem penanaman berseling (tumpang sari), serta rotasi tanaman. Rotasi tumbuhan artinya menanam tumbuhan yang berbeda secara bergantian di lahan yang sama.
Keracunan dan Penyakit
Orang yang mengonsumsi sayur, ikan, dan materi kuliner terkotori sanggup mengalami keracunan.Akibat keracunan, orang sanggup mengalami kerusakan hati, ginjal, menderita kanker, kerusakan suasana saraf, mengakibatkan cacat pada keturunannya bahkan meninggal dunia.
Pemekaan Hayati
Bahan pencemar memasuki lingkungan melewati rantai kuliner dan jarring-jaring makanan.Bahan beracun yang dibuang ke perairan sanggup meresap ke dalam tubuh alga.Selanjutnya, alga tersebut dimakan oleh udang kecil.Udang kecil dimakan oleh ikan. Jika ikan ini ditangkap insan kemudian dimakan, bahkanp encemar akan masuk ke dalam tubuh manusia.
Proses peningkatan kadar bahanp encemar melewati tubuh makhluk hidup dikenal sebagiap emekatan hayati (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai biomagnification).
Terbentuk Lubang Ozon
Terbentuknya lubang ozon merupakan salah satu permasalahan global. Hal ini disebabkan materi pencemar sanggup tersebar dan menimbulkan dampak di tempat lain. Gas CFC, contohnya dari Freon dan spray, yang membubung tinggi sanggup mencapai stratosfer.Di stratosfer terdapat lapisan gas ozon (O3).Lapisan ozon ini merupakan pelindung (tameng) bumi dari cahaya ultrabiolet. Jika gas CFC mencapai lapisan ozon, akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon, sehingga lapisan ozon tersebut “berlubang”.
Efek Rumah Kaca
Permasalahan global lainnya ialah imbas rumah kaca. Gas CO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran meningkatkan kadar CO2 di atmosfer. Akibatnya, bumi diselimuti gas dan debu-debu pencemar.Kandungan gas CO2 semakin tinggi lantaran banyak hutan ditebang, sehingga tidak sanggup menyerap CO2.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal Tekanan Udara Serta Alat Ukurnya
Penanggulangan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan
Berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat untuk menanggulangi pencemaran lingkungan, antara lain melalui penyuluhan dan penataan lingkungan. Namun, perjuangan tersebut tidak akan berhasil kalau tidak ada pemberian dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Untuk menunjukan kepedulian kita terhadap lingkungan, kita perlu bertindak. Beberapa cara yang sanggup dilakukan untuk menanggulangi pencemaran lingkungan, diantaranya sebagai berikut:
Membuang Sampah Pada Tempatnya
Membuang sampah ke sungai atau selokan akan meyebabkan aliran airnya terhambat. Akibatnya, samapah akan menumpuk dan membusuk. Sampah yang membusuk selain menimbulkan bacin tidak sedap juga akan menjadi tempat berkembang biak banyak sekali jenis penyakit. Selain itu, bisa meyebabkan banjir pada isu terkini hujan.
Salah satu cara untuk menanggulangi sampah terutama sampah rumah tangga ialah dengan memanfaatkannya menjadi pupuk kompos. Sampah-sampah tersebut dipisahkan antara sampah organik dan anorganik.
Selanjutnya, sampah organik ditimbun di dalam tanah sehingga menjadi kompos.Adapun sampah anorganik ibarat plastik dan kaleng bekas sanggup di daur ulang menjadi alat rumah tangga dan barang-barang lainnya.
Penanggulangan Limbah Industri
Limbah dari industri terutama yang mengandung bahan-bahan kimia, sebelum dibuang harus diolah terlebih dahulu. Hal tersebut akan mengurangi materi pencemar di perairan. Denan demikian, materi dari limbah pencemar yang mengandung bahan-bahan yang bersifat racun sanggup dihilangkan sehingga tidak mengganggu ekosistem.
Menempatkan pabrik atau daerah industri di daerah yang jauh dari keramaian penduduk. Hal ini dilakukan untuk menghindari imbas jelek dari limbah pabrik dan asap pabrik terhadap kehidupan masyarakat.
Penanggulangan Pencemaran Udara
Pencemaran udara jawaban sisa dari pembakaran kendaraan bermotor dan asap pabrik, sanggup dicegah dan ditanggulangi dengan mengurangi pemakaian materi bakar minyak. Perlu dipikirkan sumber pengganti alternatif materi bakar yang ramah lingkungan, ibarat kendaraan berenergi listrik.Selain itu, dilakukan perjuangan untuk mendata dan membatasi jumlah kendaraan bermotor yang layak beroperasi. Terutama pengontrolan dan investigasi terhadap asap buangan dan knalpot kendaraan bermotor.
Diadakan Penghijauan di Kota-kota Besar
Tumbuhan bisa menyerap CO2 di udara untuk fotosintesis. Adanya jalur hijau akan mengurangi kadar CO2 di udara yang berasal dari asap kendaraan bermotor atau asap pabrik. Dengan demikian, tumbuhan hijau bisa mengurangi pencemaran udara.Selain itu, tumbuhan hijau melepaskan O2 ke atmosfer.
Penggunaan pupuk dan obat pembasmi hama
Pemberian pupuk pada tumbuhan sanggup meningkatkan hasil pertanian. Namun, di sisi lain sanggup menimbulkan pencemaran kalau pupuk tersebut masuk ke perairan. Eutrofikai merupakan salah satu dampak negatif yang ditimbulkan oleh pupuk buatan yang masuk ke perairan.
Begitu juga dengan penggunaan obat anti hama tanaman. Jika penggunaannya melebihi takaran yang ditetapkan akan menimbulkan pencemaran. Selain sanggup mencemari lingkungan juga sanggup meyebabkan musnahnya organisme tertentu yang dibutuhkan, ibarat basil pengurai atau serangga yang membantu penyerbukan tanaman.
Pemberantasan hama secara biologis merupakan salah satu alternatif yang sanggup mengurangi pencemaran dan kerusakan ekosistem pertanian.
Pengurangan pemakaian CFC
Untuk menghilangkan kadar CFC di atmosfer diharapkan waktu sekitar seratus tahun salah satu cara penanggulangannya yaitu dengan mengurangi penggunaan CFC yang tidak perlu oleh manusia. Mengurangi penggunaan penggunaan CFC sanggup mencegah rusaknya lapisan ozon di atmosfer sehingga sanggup mengurangi pemanasan global.
Dewasa ini, tingkah laris insan dengan sikap semena-mena terhadap lingkungan sudah hingga pada tingkat yang mengkhawatirkan.Selain mengeksploitasi alam secara serakah, insan juga telah meracuni alam ini dengan banyak sekali jenis sampahnya.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Rongga Udara Pada Teratai Dalam Biologi
Sifat-Sifat Polutan
Polutan ialah Zat atau materi yang sanggup menjadikan pencemaran terhadap lingkungan baik (Pencemaran Udara, Tanah, Air, dsb). Polusi atau pencemaran lingkungan ialah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan insan atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun hingga ke tingkat tertentu yang mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak sanggup berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya sanggup mengakibatkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara bermanfaat bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% sanggup rnemberikan imbas merusak.
Suatu zat sanggup disebut polutan apabila:
- Jumlahnya melebihi jumlah normal
- Berada pada waktu yang tidak tepat
- Berada pada tempat yang tidak tepat
Sifat-sifat polutan asa 2, yaitu:
- Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi
- Merusak dalam jangka waktu lama. Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb sanggup terakumulasi dalam tubuh hingga tingkat yang merusak.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : “Radioaktif” Definisi & ( Efek Bagi Kesehatan – Manfaat Di Bidang Pertanian )
Jenis-jenis Polutan
- Karbon Monoksida (CO): Asap kendaraan bermotor merupakan sumber seluruh karbon monoksida yang banyak dikeluarkan di daerah perkotaan. Karena itu, penurunan kadar karbon monoksida bergantung pada pengendalian emisi otomatis ibarat pengubah kalitis, yang mengubah sebagian besar karbon monoksida menjadi karbon dioksida. Oh ya, Karbon monoksida sangat berbahaya lho terutama pada perempuan hamil. Karena sanggup menjadikan kecilnya berat tubuh janin, meningkatnya kematian bayi dan kerusakan otak. Kasihan kan? Makanya kita harus sebisa mungking mengurangi kegiatan pemakaian kendaraan bermotor.
- Nitrogen Oksida: Nitrogen Oksida yang terjadi ketika panas pembakaran mengakibatkan bersatunya oksigen dan nitrogen yang terdapat di udara memperlihatkan banyak sekali ancaman bahaya. Zat nitrogen oksida ini sendiri mengakibatkan kerusakan paru-paru. Setelah bereaksi di atmosfer, zat ini membentuk partikel-partikel nitrat amat halus yang menembus kepingan terdalam paru-paru. Partikel-partikel nitrat ini pula, kalau bergabung dengan air baik air di paru-paru atau uap air di awan akan membentuk asam. Akhirnya zat-zat oksida ini bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar dan zat-zat hidrokarbon lain di sinar matahari dan membentuk ozon rendah atau “smog” kabut berwarna coklat kemerahan yang menyelimuti sebagian besar kota di dunia.
- Emisi Sulfur Dioksida: Emisi Sulfur Dioksida timbul dari pembakaran materi bakar fosil yang mengandung sulfur terutama batubara yang dipakai untuk pembangkit tenaga listrik atau pemanasan rumah tangga? Gas yang berbau tajam tapi tak bewarna ini sanggup menimbulkan serangan asma dan, lantaran gas ini menetap di udara, bereaksi dan membentuk partikel-partikel halus dan zat asam.
- Benda Partikulat: Benda Partikulat sering disebut sebagai asap atau jelaga. benda-benda partikulat ini merupakan pencemar udara yang paling kentara, eN sangat berbahaya…kalian tau? Sebagian benda partikulat keluar dari cerobong pabrik sebagai asap hitam tebal, tetapi yang paling berbahaya ialah “partikel-partikel halus” butiran-butiran yang begitu kecil sehingga sanggup menembus kepingan terdalam paru-paru. Sebagian besar partikel halus ini terbentuk dengan polutan lain, terutama sulfur dioksida dan oksida nitrogen, dan secara kimiawi berubah dan membentuk zat-zat nitrat dan sulfat. Nah udah tau kan apa itu benda partikulat?
- Hidrokarbon (HC): Bagi yang lagi duduk di kursi Sekolah Menengah Pertama n Sekolah Menengan Atas niscaya tau Hidrokarbon sebagai senyawa organik yang gampang menguap (“volatile organic compounds/VOC”), dan juga sebagai gas organic reaktif (“reactive organic gases/ROG”). Hidrokarbon merupakan uap bensin yang tidak terbakar dan produk samping dari pembakaran tak sempurna. Jenis-jenis hidrokarbon lain, yang sebagian mengakibatkan leukemia, kanker, atau penyakit-penyakit serius lain, berbentuk cairan untuk cuci-kering pakaian hingga zat penghilang lemak untuk industri.
- Ozon(Asap Kabut Fotokimiawi): Ozon terdiri dari beratus-ratus zat kimiawi yang terdapat dalam asap kabut, terbentuk ketika hidrokarbon pekat di perkotaan bereaksi dengan oksida nitrogen. Ozon merupakan zat oksidan yang begitu berpengaruh (selain klor) sehingga beberapa kota menggunakannya sebagai disinfektan pasokan air minum.
- Timah(Pb): Logam berwarna kelabu keperakan yang amat beracun dalam setiap bentuknya ini merupakan ancaman yang amat berbahaya bagi anak di bawah usia 6 tahun, yang biasanya mereka telan dalam bentuk serpihan cat pada dinding rumah. Logam berat ini merusak kecerdasan, menghambat pertumbuhan, mengurangi kemampuan untuk mendengar dan memahami bahasa, dan menghilangkan konsentrasi. Bahkan pajanan dengan tingkat yang amat rendah sekalipun sepertinya selalu diasosiasikan dengan rendahnya kecerdasan. Karena sumber utama timah ialah asap kendaraan berbahan bakar bensin yang mengandung timah, maka polutan ini sanggup ditemui di mana ada mobil, truk, dan bus.
- Karbon Dioksida (CO2 ) :Gas yang terbentuk ketika materi bakar yang kaya akan kandungan karbon ini, ibarat kerikil bara atau minyak, terbakar ialah pencemar udara tak berwarna dan tak berasa, dan merupakan salah satu jenis gas “rumah kaca”. Disebut demikian lantaran gas-gas ini memerangkap geothermal ibarat jendela-jendela beling di sebuah rumah kaca.
DAFTAR PUSTAKA
Putra.Pencemaran udara,dampak, dan solusinya http://putracenter.net/2009/01/07/pencemaran-udara-dampak-dan-solusinya/.(diunduh pada tanggal 5 desember 2011)
Huda,Khairul.Pencemaran udara.http://pencemaran-udara.blogspot.com.(diunduh 5 desember 2011)
Prabu,Putra.Dampak pencemaran udara terhadap kesehatan.http://putraprabu.wordpress.com/2008/12/27/dampak-pencemaran-udara-terhadap-kesehatan/.( diunduh 5 desember 2011)
Darmodjo, Hendro dan Yeni K. 2004. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:Universitas terbuka.http://www.bplhdjabar.go.id/index.php/did-you-know/lingkungan/304-pencemaran-tanah.
http://www.scribd.com/doc/27705754/pencemaran-tanah.Soekarto. S. T. 1985. Penelitian Organoleptik Untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian.
Bhatara Karya Aksara, Jakarta. 121 hal.http://hend-learning.blogspot.com/2009/04/pencemaran-lingkungan.html
http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-lingkungan/pencemaran_lingkungan/sumber-sumber-terjadinya-pencemaran/
http://mozaiksains.wordpress.com/2011/10/17/pengertian-pencemaran/
http://www.g-excess.com/27507/pengertian-dan-sifat-dari-polutan/#
http://klikbelajar.com/pelajaran-sains/macam-macam-polutan/
Sumber aciknadzirah.blogspot.com
