Tuesday, June 12, 2018

√ Arti Status Pengiriman Jne

Kini berbelanja online bukanlah hal yang absurd lagi, sudah banyak orang melakukannya. Ketika kita memesan barang niscaya akan di kirim memakai jasa ekpesidisi, yaitu jasa pengiriman barang, salah satu jasa pengiriman yang biasa dipakai yaitu JNE.


JNE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman dan logistik yang sudah bangun semenjak tahun 1990 yang mempunyai nama resmi Tiki Jalur Nugraha Ekakurir. Kini dengan semakin maraknya belanja online atau jual-beli online, JNE menjadi salah satu jasa pengiriman yang banyak dipakai masyarakat.


Saat melaksanakan pengiriman atau dikirim paket kita akan mendapat RESI pengiriman, sebagai bukti bahwa barang yang dikirim terdaftar dalam pengiriman JNE dan dapat melaksanakan pelacakan keberadaan posisi barang yang dikirim.



Untuk melaksanakan pelacakan/tracking resi dapat dengan mengunjungi laman resmi  https://www.jne.co.id/en/tracking/trace atau dapat juga memakai aplikasi MyJne yang dapat di pasang pada smartphone Android.


Arti Status Pengiriman JNE


Perlu diketahui juga bahwa keterangan atau istilah status pengiriman JNE terjadi sedikit perubahan. Dulu istilah yang muncul pada laman tracking resi JNE adalah status Manifested, On Transit, On-Process dan sebagainya, sekarang istilah status pengirimannya dibentuk lebih detail, untuk memperjelas status pengirimannya.


Kini berbelanja online bukanlah hal yang absurd lagi √ Arti Status Pengiriman JNE
Status Pengiriman JNE


Namun, pada ketika melaksanakan pengecekan keberadaan barang yang dikirim dengan JNE tidak sedikit yang masih kebingungan dengan istilah-istilah yang muncul pada status pengiriman.


Berikut yaitu arti status dan istilah pengiriman JNE serta tahapan ketika pengiriman.



  • Shipper: Pengirim barang.

  • Consignee: Penerima barang.

  • Origin: Asal barang dikirim.

  • Destination: Tujuan barang dikirim.

  • SHIPMENT RECEIVED BY JNE COUNTER OFFICER AT: Barang telah diterima oleh pihak JNE.

  • SHIPMENT PICKED UP BY JNE COURIER: Barang ditemukan kurir dan akan dikirim ke sentra sorting.

  • SHIPMENT FORWARDED TO DESTINATION: Barang diteruskan ke cabang JNE terdekat kota tujuan.

  • RECEIVED AT SORTING CENTER: Barang telah diterima di sentra sorting.

  • PROCESSED AT SORTING CENTER Barang dalam proses sorting, dan proses pengiriman akan dilanjutkan.

  • DEPARTED FROM TRANSIT: Barang akan dikirim dari sentra transit ke kota berikutnya.

  • RECEIVED AT ORIGIN GATEWAY: Barang sudah diterima di kota alamat tujuan.

  • RECEIVED AT INBOUND STATION: Barang sudah diterima cabang JNE terdekat.

  • RECEIVED AT WAREHOUSE: Barang sudah diterima di Gudang distributor JNE kota tujuan.

  • WITH DELIVERY COURIER: Barang akan dikirim oleh kurir ke alamat tujuan barang.

  • DELIVERED: Barang sudah hingga pada tujuan alamat, dan biasanya akan ada keterangan siapa nama akseptor barang.

  • MISROUTE: Status pengiriman JNE yang mengambarkan salah rute pengiriman. Misalkan urutan kotanya harus A>B>C>D, menjadi A>B>E>F.

  • Receiver: Penerima Barang


Istilah Lain Status Pengiriman JNE



  • POD detail JNE: Process on delivery artinya barang sedang dikirim oleh kurir.

  • Manifest: Barang sudah dimasukan dalam database pengiriman JNE.

  • On-Process: Barang dalam proses pengiriman.

  • On-Transit: Barang yang dikirim sedang transit, biasanya status ini muncul pada barang yang dikirim antar pulau.

  • Delivery time: Waktu pengiriman barang dari JNE kota ke alamat tujuan.

  • Received On Destination: Barang sudah hingga di kota tujuan.

  • Criss Cross: Barang tertukar dengan barang milik orang lain.

  • Cnee Unknown: Tidak ditemukan anama yang sama dengan nama akseptor barang, ketika kurir mengirimkan barang ke alamat tujuan.

  • AU to OPS: Antar ulang barang, biasanya lantaran salah alamat pengiriman barang. Barang akan diterima bagian undelivery dan akan dikirim ke penggalan opersional untuk dikirim ulang ke alamat tujuan yang benar.

  • AU (Antar Ulang): Barang dianatar ulang, biasanya lantaran tidak terkirim di hari sebelumnya.

  • Redelivery: Pengiriman ulang barang.

  • BA (Bad Address): Alamat tidak terperinci atau tidak lengkap.

  • R (misroute): Kurir nyasar atau mengalami kelasahan mengambil rute ke alamat tujuan barang.

  • Closed Once Delivery Attempt: Kurir sudah hingga alamat tujuan barang, namun rumah/kantor/tempat akseptor sedang tutup.

  • TH (Not At Home?): Penerima barang sedang tidak ada di rumah ketika kurir sampat di alamat tujuan barang.



Layanan Pengiriman yang dimiliki JNE


Ada beberapa jenis layanan pengiriman yang dimiliki JNE. Berikut beberapa pilihan tipe pengirimannya.


OKE (Ongkos Kirim Ekonomis)


Pengiriman barang dengan layanan OKE tidak terlalu cepat, sedikit lebih usang dibandingkan dengan layanan reguler. Dengan ketentuan:



  • Tidak melayani pengiriman barang di hari sabtu, ahad dan libur nasional.

  • Garansi uang kembali (money back guarantee) Tidak berlaku.


REG (Reguler)


Proses pengiriman barang lebih cepat dari layanan OKE, dapat hingga dengan waktu maksimal 1-7 hari, tergantung alamat asal pengirim dan alamat tujuan penerima, semakin dekat, maka akan semakin cepat sampai, dengan ketentuan:



  • Pengiriman barang di hari sabtu, ahad dan libur nasional Tidak di layani.

  • Garansi uang kembali (money back guarantee) Tidak berlaku.


YES (Yakin Esok Sampai)


Layanan pengiriman barang tipe YES merupakan layanan dengan waktu pengiriman 24 jam, besok sampai. Meski hari ahad dan libur nasional tetap hingga besoknya, dengan ketentuan:



  • Berlaku waktu batas maksimum (cut off time) pengiriman barang.

  • Pengiriman barang ke akseptor paling lambat pada jam 21.00 waktu setempat.

  • Hanya berlu untuk kota-kota yang sudah ditentukan pihak JNE.

  • Berlaku untuk garansi uang kembali (money back guarantee), jikalau terjadi keterlambatan pengiriman barang yang disebabkan pihak JNE


Sebetulnya masih ada layanan JNE lainnya. Untuk jelasnya dapat pribadi mengunjungi website resmi JNE di www.jne.co.id.


Bagaimana? Sudah mengerti dengan banyak sekali istilah yang muncul pada laman status traking pengiriman barang JNE? Jika ada pertanyaan seputar pembahasan artikel ini dapat disampaikan melalui kolom komentar berikut.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com