Sejak kehadirannya di industri smartphone pada tahun 2014 lalu, nama Xiaomi memang sudah dikenal oleh orang-orang di seluruh dunia.Sehingga, pada ketika ini Xiaomi berhasil menduduki posisi ke 5 sebagai produsen smartphone di dunia. Selain itu, Xiaomi juga merupakan salah satu produsen besar yang berasal dari China selain OPPO, Huawei, dan Asus.
Namun layaknya vendor-vendor lain, smartphone buatan Xiaomi niscaya juga mempunyai kekurangan. Setidaknya terdapat 3 kekurangan yang sanggup menciptakan pemiliknya menjadi resah. Nah, bagi kalian yang sudah ingin tau dengan 3 kelemahan yang dimiliki smartphone buatan Xiaomi. Langsung aja yuk, simak artikel yang satu ini :
Hal ini sanggup terjadi alasannya yaitu Xiaomi terkendala peraturan TKDN yang diberlakukan pemerintah Indonesia sehingga, menciptakan banyak smartphone Xiaomi yang tidak sanggup dijual di Indonesia.
Bagi yang belum mengetahui apa itu peraturan TKDN, TKDN yaitu nilai atau persentase komponen produksi buatan Indonesia yang digunakan dalam sebuah produk berbasis jaringan 4G LTE. Dan alasannya yaitu hal inilah, yang menciptakan banyak pengusaha mempunyai niat untuk mengambil smartphone Xiaomi eksklusif dari China dan dijual kembali di Indonesia.
Sebenarnya hal ini bukanlah sebuah masalah, alasannya yaitu intinya smartphone Xiaomi yang dijual oleh para pengusaha ini tetaplah original dan bukan barang palsu. Tapi, hal ini justru berdampak pada garansi yang akan diberikan kepada konsumen. Ya, konsumen tidak akan mendapat garansi resmi dari pabrik. Melainkan, para konsumen Xiaomi akan mendapat garansi biro yang populer dengan klaimnya yang agak susah dibanding dengan garansi resmi.
Jadi, meskipun sudah tinggal di kota-kota besar yang populer dengan sinyal 4G-nya ibarat Jakarta, Medan, Tangerang, Surabaya, Bandung, dll. Para konsumen Xiaomi tidak akan pernah sanggup menikmati jaringan 4G sepenuhnya.
Sumber http://www.blogotech.netNamun layaknya vendor-vendor lain, smartphone buatan Xiaomi niscaya juga mempunyai kekurangan. Setidaknya terdapat 3 kekurangan yang sanggup menciptakan pemiliknya menjadi resah. Nah, bagi kalian yang sudah ingin tau dengan 3 kelemahan yang dimiliki smartphone buatan Xiaomi. Langsung aja yuk, simak artikel yang satu ini :
1. Garansi Distributor
Salah satu pola label garansi biro yang terdapat pada smartphone Xiaomi. Xiaomi bukanlah Apple atau Samsung yang setiap produknya selalu hadir dan dijual di Indonesia.Hal ini sanggup terjadi alasannya yaitu Xiaomi terkendala peraturan TKDN yang diberlakukan pemerintah Indonesia sehingga, menciptakan banyak smartphone Xiaomi yang tidak sanggup dijual di Indonesia.
Bagi yang belum mengetahui apa itu peraturan TKDN, TKDN yaitu nilai atau persentase komponen produksi buatan Indonesia yang digunakan dalam sebuah produk berbasis jaringan 4G LTE. Dan alasannya yaitu hal inilah, yang menciptakan banyak pengusaha mempunyai niat untuk mengambil smartphone Xiaomi eksklusif dari China dan dijual kembali di Indonesia.
Sebenarnya hal ini bukanlah sebuah masalah, alasannya yaitu intinya smartphone Xiaomi yang dijual oleh para pengusaha ini tetaplah original dan bukan barang palsu. Tapi, hal ini justru berdampak pada garansi yang akan diberikan kepada konsumen. Ya, konsumen tidak akan mendapat garansi resmi dari pabrik. Melainkan, para konsumen Xiaomi akan mendapat garansi biro yang populer dengan klaimnya yang agak susah dibanding dengan garansi resmi.
2. Jaringan 4G yang Tidak Stabil
Inilah bentuk peraturan TKDN yang menciptakan jaringan 4G pada smartphone Xiaomi menjadi tidak stabil. Selain berdampak pada penjualan di Indonesia, peraturan TKDN yang diberlakukan pemerintah terhadap Xiaomi juga berdampak pada sinyal 4G-nya yang tidak stabil.Jadi, meskipun sudah tinggal di kota-kota besar yang populer dengan sinyal 4G-nya ibarat Jakarta, Medan, Tangerang, Surabaya, Bandung, dll. Para konsumen Xiaomi tidak akan pernah sanggup menikmati jaringan 4G sepenuhnya.
