Thursday, March 23, 2017

√ Ini Kode-Kode Diam-Diam Listrik Pulsa (Prabayar)

Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok. Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita lakukan dengan memakai listrik ini. Semua semakin dimudahkan dengan adanya listrik.

Bisa dibilang sistem kelistrikan di Indonesia telah mengalami banyak kemajuan yang cukup signifikan. Selain sistem manajemen yang terpusat dan online dikala ini kita sudah memakai meteran listrik dengan sistem prabayar/token.


Keuntungan dari meteran listrik prabayar / token ini adalah, pengguna sanggup mengontrol penggunaan listrik sendiri dan tidak bergantung kepada petugas yang mengecek ke lapangan sehingga sanggup menghindari penipuan ataupun tagihan listrik yang membengkak tanpa alasan jelas.

Sementara dari sisi PLN sebagai penyedia listrik juga diuntungkan dengan tidak ada lagi resiko pengguna listrik yang melaksanakan tunggakan pembayaran.

Namun tahukah Anda, bahwa mesin penghitung listrik mungil yang ada dirumah kita itu sesungguhnya mempunyai banyak isyarat penting dan rahasia? Semua itu sanggup Anda manfaatkan untuk kepentingan pengelolaan pemakaian listrik Anda sendiri lho.

Berikut Kode-kode Penting dan Rahasia Meteran Listrik Prabayar (Token) PLN menurut merknya masing-masing:

Meter Digital Merk ITRON
00 Enter = Restart Meter [jika ada GAGAL/Periksa] 03 Enter = Total kWH listrik yang telah lalu
07 Enter = Batas kWH
09 Enter = Daya yang digunakan
41 Enter = Voltase listrik
44 Enter = Ampere yang sedang terpakai
47 Enter = Daya yang sedang terpakai
54 Enter = Kode TOKEN terakhir
59 Enter = Jumlah kWH pengisian terakhir
69 Enter = Counter jumlah berapa kali mati
75 Enter = Cek ID Meter PLN Prabayar
79 Enter = Cek batas minimal alarm
456xx Enter = Merubah batas minimal alarm misalnya 45605 untuk 5kWH
78 Enter = Cek delay alarm dalam menit
123xx Enter = Merubah delay alarm misalnya 12310 untuk 10 menit
90 Enter = Mematikan lampu LED

Meter Digital brand CONLOG
#1# = Daya rata-rata yang digunakan
#2# = Jumlah kWH pemakaian terakhir
#6# = Jumlah kWH yang dimasukkan terakhir
#11# = Cek Token terakhir

Meter Digital brand STAR
07 Enter = Cek sisa kWH
12 Enter = Cek batas minimal alarm
37 Enter = Cek delay alarm dalam menit
65 Enter = Cek ID Meter Listrik Prabayar
76 Enter = Jumlah kWH pengisian terakhir

Meter Digital brand HEXING
800 Accept = Restart Meter [jika ada CANCEL / STL] 851 Accept = Total kWH listrik yang telah lalu
807 Accept = Voltase listrik
808 Accept = Ampere yang sedang terpakai
814 Accept = Daya yang sedang terpakai
852 Accept = Kode TOKEN terakhir

817 Accept = Jumlah kWH pengisian terakhir
809 Accept = Counter jumlah berapa kali mati
804 Accept = Cek ID Meter PLN Prabayar
812 Accept = Mematikan alarm batas kWH
801 Accept = Cek sisa kWH
815 Accept = Tanggal pengisian terakhir

Meter Digital brand GLOMET
37 Enter = Cek sisa kWH
38 Enter = Total kWH listrik yang telah lalu
41 Enter = Voltase listrik
47 Enter = Daya yang sedang terpakai
54 Enter = Kode TOKEN terakhir
59 Enter = Jumlah kWH pengisian terakhir
75 Enter = Cek ID Meter PLN Prabayar
79 Enter = Cek batas minimal alarm

Bagi yang masih resah cara menggunakannya, saya akan jelaskan lebih lanjut disini. Kita ambil contoh, meteran yang Anda miliki bermerk Glomet. Maka:

Untuk melaksanakan pengecekan sisa kWH Anda ialah dengan cara menekan angka 3 kemudian angka 7 diikuti menekan tombol ENTER. Angka yang muncul di layar meteran ialah sisa dari STROOM yang terdapat pada meter Anda.

Untuk melaksanakan pengecekan total kWH yang telah terpakai selama ini ialah dengan cara menekan angka 3 kemudian angka 8 diikuti menekan tombol ENTER. Angka yang muncul di layar meteran ialah total kWH yang telah Anda habiskan selama ini.

Mudah bukan? Barangkali ada yang bertanya bagaimana merubah batas minimal KWh semoga alarm tak berbunyi sewaktu listrik dirasa masih cukup. Namun merknya berbeda dari yang diatas. 

Sumber http://www.blogotech.net